HAKEKAT DAN HASIL BELAJAR

22:15

Hakekat Belajar
Para pakar pendidikan telah banyak berpendapat tentang hakekat belajar menurut Slameto, (2003: 2) bahwa pengertian belajar secara psikologis merupakan suatu proses perubahan, yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidup, sehingga menurutnya belajar didefinisikan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Howard (Ahmadi, 2001: 120) berpendapat learning is the process by which behavior (in the broader seuse) is originated or changed though practice or training, maksudnya belajar adalah proses dimana tingkah laku (dalam arti luas) ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan. Perubahan bersifat fungsional yaitu sebagai hasil belajar, perubahan yang terjadi dalam diri individu berlangsung terus-menerus dan tidak statis. Menurut Sadiman, (2008: 3) belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada semua orang dan berlangsung seumur hidup, sejak dia masih bayi hingga ke liang lahat, sehingga menurut peneliti menyimpulkan bahwa belajar adalah sutau proses perubahan tingkah laku yang timbul melalui interaksi dimulai dari keluarga dan lingkungan dan berlangsung seumur hidup.
Fontana (Sutardi, 2007:2) menyatakan bahwa “belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan terjadinya perubahan tingkah laku yang terjadi pada seseorang”. Perubahan terjadi sebagai akibat dari proses belajar dapat ditunjukkan dalam berbagai bentuk, seperti bertambahnya pengetahuan, pemahaman tentang sesuatu maupun tergambar dalam perubahan tingkah laku dan keterampilan. Dengan demikian proses belajar pada dasarnya adalah proses perubahan tingkah laku berkat adanya pengalaman.
Menurut Skinner belajar adalah suatu perilaku. Pada saat orang belajar, maka responnya menjadi baik. Sebaliknya jika ia tidak belajar maka responnya menurun. Dalam belajar ditemukan adanya kesempatan terjadi peristiwa yang menimbulkan respon belajar, respon sipembelajar dan konsekuensi yang bersifat menguatkan respon tersebut. Arthur (Sagala, 2003:12) menyatakan bahwa belajar adalah modificatioan of behavior throught experience and training yaitu perubahan atau membawa akibat perubahan tingkah laku dalam pendidikan karena pengalaman dan latihan. Dalam mengalami itu anak belajar terus menerus antara anak didik dengan lingkungannya.
Gagne (Sagala, 2003:17) bahwa belajar merupakan kegiatan yang kompleks. Hasil belajar berupa kapabilitas. Setelah belajar orang memiliki keterampilan, pengetahuan, sikap dan nilai. Timbulnya kapabilitas tersebut dari stimulusasi dengan lingkungan dan proses kognitif yang dilakukan oleh pembelajar. Dengan demikian belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimulasi lingkungan melewati pengolahan informasi, menjadi kapabilitas baru.
Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan proses mencari ilmu yang terjadi dalam diri seseorang melalui latihan, pembelajaran dan sebagainya sehingga terjadi perubahan dalam diri seseorang.

Hasil Belajar
Pendapat tentang hasil belajar sebagai suatu keluaran dalam proses belajar menurut Sadiman, (2008: 6) mengemukakan, pertanda bahwa seseorang telah belajar adanya perubahan tingkah laku dalam dirinya, perubahan tingkah laku tersebut menyangkut baik perubahan yang bersifat pengetahuan atau kognitif, keterampilan atau psikomotor maupun yang menyangkut nilai dan sikap atau affektif. Hasil belajar sebagai suatu produk belajar yaitu merupakan perbuatan, nilai, makna, apresiasi, kecakapan dan keterampilan yang berguna bagi masyarakat seperti yang telah dikemukakan di atas bahwa hasil belajar itu berupa ranah kognitif yaitu pengetahuan-pengetahuan atau kemampuan-kemampuan baru yang bersifat keilmuan. Ranah psikomotor yaitu hasil belajar yang berupa keterampilan-keterampilan praktis oleh anggota badan dan ranah affektif yaitu hasil belajar yang berupa perubahan perubahan tingkah laku atau sikap. (Ahmadi, 2001: 45).

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

No comments

Silahkan memberi komentar yang positif dan membangun. Terima kasih!